Kajian Aswaja NU

Meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai Aswaja dalam beraqidah, bersyari'at dan berakhlak

Kajian Kitab al-Hikam

Membantu menata hati untuk meningkatkan akhlak kepada Alloh dan kepada sesama manusia

Radio Aswaja NU Magetan

Pada frequensi 96,3 Mhz, Radione Wong NU, " Memikat Masyarakat, Merekat Umat ".

Mengawal Gairah Jama'ah dan Jam'iyyah

Menjadi daya pikat bagi masyarakat umum untuk bergabung, dan merekat ukhuwwah intern umat Aswaja .

Media Siar yang menyejukkan

Para Pendengarnya semakin memahami, meyakini dan mengamalkan amaliyah Aswaja.

Aspek Program Siaran ( RANUM 96,6 Mhz )


A. segmentasi Target Pendengar
Perkumpulan radio komunitas Aswaja-NU Magetan terletak di Jl. MT. Haryono No.09 Magetan, Kelurahan Kepolorejo, kecamatan/Kabupaten Magetan sebagai kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama ( PCNU ) Magetan, ditengah-tengah komunitas nahdliyyin yang cukup signifikan, di mana pemahaman mereka tentang NU masih sangat variatif dan cenderung hanya memahami amaliyah daripada inti nilainya, sehingga keberadaan radio komunitas Aswaja-NU Magetan akan sangat membantu untuk mewujudkan ukhuwwah dan komunikasi antar anggota untuk memberi pemahaman yang komprehensip serta meningkatkannya kepada penghayatan dan pengamalan berdasarkan ilmu yang mantab. Dan modal dari pengembangan aspek pendengar radio komunitas Aswaja-NU Magetan ini adalah : jama’ah Pengajian Ahad Pagi ” an-Nahdliyyah ” sekitar 150 orang, jamaah Majelis Kajian Tafsir ( MaKaTa) setiap hari Senen Sore sekitar 80 Jama’ah, dan jama’ah Mudarosah Kajian Fiqih ( MuKaFi) setiap Kamis sore sekirat 75 orang, dan Pengajian Rutin Lintang Songo, setiap tanggal 9 hijriyyah sekitar 250 orang. Maka program siarannya berkisar pada :
1.    Talk Show seputar kajian agama Islam, yang mengahadirkan Ustadz/Ulama/kyai sebagai narasumber
2.    Program siar langsung ( live ) dari kelompok-kelompok pengajian tersebut di atas
3.    Pelatihan ketrampilan yang berkaitan dengan amaliyah agama ( Istighotsah, Asmaul Husna, penenganan jenazah dll )
4.    Informasi
5.    Hiburan Islami
Dimana program-program itu dikembangkan secara terus-menerus dan berkesinambungan agar lebih efektif dan efisien.
Dalam pengembangkan aspek program ini, pengelola melakukan analisis serta menggali masukan dari tokoh masyarakat, lembaga atau instansi untuk dijadikan dasar menentukan pola penyiaran yang diarahkan kepada :
1.    Acara harian adalah acara yang disiarkan setiap hari
2.    Acara Mingguan adalah acara yang dilangsungkan satu minggu sekali
3.    Acara bulanan yaitu acara yang diprogram untuk satu bulan sekali
4.    Acara off air adalah siaran langsung atau siaran ulang kegiatan jama’ah dan jam’iyyah yang meliputi kegiatan sosial, budaya, agama dan pendidikan, dll.
B. Proyeksi Pertumbuhan Pendengar dalam Lima Tahun
1. Tahun I
Merupakan tahun awal dalam mengudara, target minimal pendengarnya adala semua anggota, diperkirakan 280 pendengar aktif
2. Tahun II
Dengan penyusunan program siaran yang baik, diharapkan warga NU di Kecamatan/Kota Magetan menjadi pendengar aktif, atau sekitar 70 %
  1. Tahun III
Pada tahap ini diharapkan, selain didengar oleh anggota komunitas di Kecamatan Magetan, juga di luarnya yang berdekatan dan berada di wilayah jangkauan siaran, diharapkan meninkat 30% pendengar
  1. Tahun IV
Dengan semakin eksisnya Radio Aswaja-NU Magetan, maka pada tahun IV ini diharapkan seluruh jama’ah di kecamatan Magetan dan ditambah wilayah luar terdekat yang masih dalam wilayah jangkaun siaran dapat menjadi pendengar. hingga  mencapai 45% pendengar aktif
  1. Tahun V
Dengar meningkatkan kerjasama melalui jaringan regional dan nasional ( JRK-JATIM, JRKI, VHR ) serta bekerjasama dengan jaringan internasional ( AMARC, ISIS Internasional, dll ) diharapkan pendengarnya bisa menjangkau dunia internasional melalui program radio streaming.
C. Format Siaran
Format siaran Radio Aswaja-NU Magetan Fm bersifat religius dengan materi informasi, kajian, hiburan, pendidikan dan talk show.

D. Penggolongan dan Prosentase Mata Acara Siaran
1. Berita dan penerangan 20 %
Informasi yang bersifat lokal, daerah dan nasional
2. Pendidikan Agama 50 %
Acara ini bersifat pendidikan formal maupun formal, dalam bentuk kajian rutin atau insidentil
3. Hiburan dan musik 20 %
Segmen ini hanya sebagai selingan dan hanya pada jenis musik religi Islami ( Hadrah, al-Banjari, qoshidah dan irama padang pasir, dll )
4. Talk show, live dan acara pemunjang lain 10 %

E. Jadwal Siaran

1. Harian

Waktu
Judul Siaran
Klasifikasi
Keteranga/
Sumber Siaran
05.00 – 07.00
Semangat Pagi
Kajian Agama ( Tasawwuf )
Live atau rekaman
07.00- 08.00
Pesona Padang Pasir
Musik irama gambus
-
08.00 – 09.00
Dunia Aswaja
Informasi/berita tentang aktifitas dan agenda Aswaja NU
Koran, majalah dan website.
09.00-11.00
Obrolan Pilihan
Kajian  religi Islami
Obrolan melaui telpon, SMS atau FB
11.00 – 12.00
Kiswah
Penerangan Agama Islam
Koran, buku dan website
12.00 – 13.00
Tazkiyah
Pencerahan dengan slide pesan keagamaan
Al-Qur’an dan terjemah, hadits dan terjemah
13.00 – 15.00
Bumi Bersholawat
Al-banjari, Amaliah agama
Buku, majalah, website
15.00 – 16.00
Risalah Siang
Musik dan info lokal
reporter
16.00 – 17.00
Kajian Sore
Pendidikan agama Islam
Live, rekaman kajian
17.00 – 18.30
Oase
Amaliyah Agama ( qiro’at dan Tartil al-Qur’an )

18.30 – 20.00
Renungan
Kajian Islam
Talkshow, rekaman kajian
20.00 – 21.00
Sholawat  Malam
Amaliyah Agama Islam
-

2. Mingguan
Waktu
Ahad
Senen
Selasa
Rabu
Kamis
Jum’at
Sabtu
06.00-07.00
Kajian Rutin Ahad Pagi






16.00-17.00

Kajian Tafsir





16.00-17.00




Kajian Fiqih


19.00-20.00




Amaliyah / live




3. Bulanan

a.  Siaran life show , yaitu program  pengajian atau amaliyah mujahadah  yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan oleh komunitas,
b. Talk show, Diselenggarakan sebulan sekalai setiap hari selasa minggu akhir, dengan tema sesuai kebutuhan yang berkembang dalam bentuk majelis musyawarah


F. Sumber Materi Siaran
1. Siaran Harian
* 05.00 – 07.00 Semangat Pagi : Barisi Materi Kajian Tasawwuf dengan selingan musik religi, program ini nampaknya cukup signifikan untuk memberi motivasi penyemangat dalam mempersiapkan aktifitas sehari-hari
* 07.00- 08.00 Pesona Padang Pasir : Acara ini bersifat hiburan yang bermaterikan lagu-lagu bernuansa padang pasir sebagai selingan
* 08.00 – 09.00 Dunia Aswaja : Manyajikan berita dan informasi terkait dengan aktifitas dan peristiwa yang mungkin berguna bagi komunitas
* 09.00-11.00 Obrolan Pilihan : Yakni obrolan interaktif tentang masalah keagamaan, yang materinya pilihan pendengar dengan mendatangkan narasumber di studio
* 11.00 – 12.00 Kiswah : Merupakan kajian tematik yang bersumber dari buku, majalah atau website, untuk memperluas cakrawala pengetahuan tentang Islam, dan untuk menambah pemahaman.
* 12.00 – 13.00 Tazkiyah : Acara ini disajikan dalam bentuk sekuel slide pesan, tentang mutiara-mutiara yang dapat menjernihkan hati dan jiwa, dengan pesan-pesan yang selektif.
* 13.00 – 15.00 Bumi bersholawat : Acara ini menyajikan siaran tunda perkumpulan grup al-Banjari serta informasi seputar sholawat.
* 15.00 – 16.00 Risalah Siang : Acara ini disajikan dalam format berita lokal yang dikemas dengan musik-musik ilustratif.
* 16.00 – 17.00 Kajian Sore : Materi acara ini adalah dalam bentuk kajian/pengajian agama Islam, yang materinya adalah siaran langsung maupun rekaman yang dilaksanakan oleh komunitas.
* 17.00 – 18.30  Oase : acara ini menyajikan materi amaliyah agama seperti tadarus al-Qur’an, istighotsah, Asmaul Husna atau sejenisnya, untuk pembekalan jiwa memasuki malam
* 18.30 – 20.00 Renungan  : Acara ini bersifat kajian tentang masalah fikih, tasawuf atau akidah, kadang dalam format talk sahow. Life atau siar tunda.
* 20.00 – 21.00 Sholawat Malam : Acara ini berisi pesan dan musik bernuansa sholawat

2. Siaran Mingguan

·         Ahad
Pukul 06.00-07.00 Pengajian An-Nahdliyyah, acara ini secara rutin dilaksanakan secara life yang dihadiri oleh anggota komunitas dengan narasumber lokal

·         Senen
Pukul 16.00 – 17.00 Majelis Kajian Tafsir, yang dilaksanakan secara life dengan materi : membaca al-Qur’an ( qiro’at ), kajian tajwid, terjemah dan tafsir dengan narasumber dan jama’ah tetap setiap senen sore.

·         Kamis
Pukul 16.00 – 17.00 Mudarosah Kajian Fiqih,  Acara ini bermateri ilmu fiqih yang disiarkan secara life dari majelis kajian kitab salaf ( kitab kuning ), dengan narasumber dan jama’ah tetap setiap kamis sore.

Pukul 19.00 – 20.00 Amaliyah Aswaja, yang menyiarkan langsung/ life pelaksanaan amaliyah mingguan dengan materi : Nadhom Asmaul Husna/ Tahlil / Istighotsah / Sholawatan yang dilaksanakan dari studio.

3. Siaran Bulanan

·         Siaran live show
Acara ini merupakan siaran langsung dari pengajian rutin tanggal 9 hijriyyah ” Lintang Songo” yang dilaksanakan di halaman studio dengan menghadirkan nara sumber dari luar daerah, serta siaran life amaliyah mujahadah oleh komunitas.

·         Talk Show
Acara ini dilaksanakan sebulan sekali setiap hari Selasa malam rabu, dengan pembahasan materi yang bervariatis yang terfokus pada hasil Bahtsul-Masail dari Dewam Komunitas yang dikemas dalam format talk show.

G. Daya Saing

1.    Keunggulan
Secara mayoritas dari seluruh rangkaian siaran radio komunitas Aswaja NU Magetan Fm merupakan materi yang dibutuhkan oleh komunitas, sehingga menjadi ciri khas yang tidak dimiliki oleh media lain.

[ Program Unggulan
·         Semangat Pagi ( Acara Harian )
Sebagai konsumsi mayoritas anggota komunitas untuk menata hati dalam menghadapi permasalahan keseharian, yang cenderung kepada bahasan sufistik sehingga selalu dinanti oleh para pendengar karena dapat dipakai untuk menyiapkan hati dan rasa untuk beraktifitas keseharian.

·         Kajian Sore ( Acara Harian )
Acara yang menyajikan kajian Islam dengan berbagai disiplin Ilmu, dimana pendengar bisa secara aktif dan interaktif terlibat dalam acara ini, sehingga sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang dimiliki oleh pendengar, apalagi waktunya cukup efektif pada saat agak longgar  antara pukul 16.00 – 17.00 setelah selesai kerja dan mempersiapkan memasuki malam, dan banyak yang sedang rehat pada jam tersebut.

·         Sholawat Malam ( Acara harian )
Acara ini menyajikan lantunan sholawat dan informasi detai tentang sholawat, sehingga para pendengar menikmati acara ini, saat akan beranjak ke peraduan. Dan sholawat tersebut disajikan dalam irama musik yang mendayu, sehingga menjadi icon dalam nuansa yang syahdu.

2.    Perbedaan
Rakom Aswaja NU Magetan ( RANUM ) Fm, merupakan radio komunitas yang bersifat sosial keagamaan serta tidak beorientasi bisnis dan mencari keuntungan, sehingga program-programnya berasal dan diperuntukkan untuk kemanfaatan dan kemaslahatn komunitas, disamping program kajian Islam juga dibumbui dengan musik irama religi Islami, sehingga menjadi karakteristik tersendiri.

Aspek Badan Usaha RANUM Fm


 
a.    Badan Hukum
Lembaga Penyiaran komunitas Aswaja-NU Magetan berdiri dengan nama Badan Hukum : Perkumpulan Radio Komunitas Aswaja-NU Magetan : Nomor : 265 tanggal 30 Maret 2013 yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Magetan, dengan  nomor NPWP : PEM-000924ER/WPJ.24/KP.1303/2013 serta dengan surat keterangan domisili nomor : 475/371/403.401.6/2013 yang dikeluarkan tanggal : 29 Juni 2013 oleh Pemerintah Kelurahan Kepolorejo-Magetan.
Memakai nama Radio Komunitas Aswaja-NU Magetan FM, dengan komunitas Warga Nahdlatul Ulama ( NU ) Kabupaten Magetan

b.    Kepemilikan Kelembagaan
Semua harta benda yang ada sebagaimana tercantum dalam daftar inventaris adalah murni menjadi milik Perkumpulan Radio Komunitas Aswaja-NU Magetan.

c.    Permodalan Lembaga
Modal awal Perkumpulan Radio Komunitas Aswaja-NU Magetan berasal dari sumbangan atau hibah para pendiri dan sumbangan sukarela dari donatur serta iuran anggota.

ASPEK PENDIRIAN RANUM



  Aspek Pendirian


a.    Latar Belakang
Kemajuan ilmu dan teknologi, sejalan dengan perkembangan era komunikasi informasi, Nahdlatul Ulama Magetan merasa perlu memperkokoh ukhuwwah jam’iyyahnya secara makro, efektif dan tepat sasaran, khususnya dalam menghadapi gempuran paham yang sering membuat jamaah jam’iyyah jatuh dalam keraguan, serta mengancam ukhuwwah intern warga NU dan menafikan Ruhul Jihad demi kemandirian organisasi.

Dengan berpijak pada visi PCNU Magetan 2012-2017 “ Memperkokoh Ukhuwwah, Menumbuhkan Ruhul Jihad demi Kemandirian NU “ maka perlu diambil langkah-langkah komprehensip dalam mewujudkannya visi dan misinya ke dalam langkah strategis yang dituangkan dalam Program Kerja organisasi, yang antara lain mewujudkan media yang efektif dan efisien yang dapat menyentuh seluruh lapisan warga NU, khususnya di Kabupaten Magetan, berupa Siaran Radio Komunitas Warga Nahdliyyin.

b.    Maksud Pendirian

Perkumpulan radio komunitas Aswaja-NU Magetan dibentuk dengan maksud : untuk menjalin komunikasi dan informasi antar anggota komunitas sehingga terbangun kesamaan visi dan misi.

c.    Tujuan Pendirian
Atas dasar jalinan komunikasi dan informasi di atas, Perkumpulan radio komunitas Aswaja-NU Magetan bertujuan :
1.    Sebagai wahana peningkatan ukhuwah dan kemaslahatan umat
2.    Sebagai media peningkatan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah ( Aswaja ) ala Nahdlatul Ulama ( NU )
3.    Sebagai majelis ilmu dan tamaddun ( peradaban )

d.    Visi
 Media siar yang Moderat, Toleran, adil dan berimbang
e.    Misi
1.    Mengembangkan  pendidikan dan pengajaran kepada jam’iyyah melalui siaran radio
2.    Menumbuhkan pemahaman tentang Ahlussunnah Wal Jam’ah ( Aswaja ) ala Nahdlatul Ulama ( NU ), untuk membangun jati diri jama’ah ( warga ) dan jam’iyyah (  komunitas )
3.    Menumbuhkan kepercayaan diri pada jama’ah dan jam’iyyah, guna mengoptimalkan ekspresi kemandirian dalam kerangka kebersamaan, persatuan dan kesatuan serta keberagaman


f.     Gambaran Umum Rencana Kerja 5 ( lima ) Tahun
Berdasarkan visi dan misi di atas maka didapat gambaran umum rencana kerja selama 5 ( lima ) tahun mendatang, yakni :
1.    Memperkokoh soliditas ukhuwwah antar anggota dengan mengoptimalkan materi siaran pada sistem interaktif, serta melalui pertemuan dalam majelis kajian periodik secara rutin
2.    Menyamakan visi dan misi khususnya dalam materi siaran, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi pengembangan diri anggota komunitas. Dengan melakukan survey internal.
3.    Melestarikan sistem komunikasi melalui media radio, dengan mendorong anggota komunitas untuk memperkuat ” rasa memiliki ”terhadap media radio ini, dengan mengajak berpartisipasi dalam pengelolaan baik dari segi materi, finansial maupun segi lainnya.
Dengan gambaran umum di atas, diharapkan dalam lima tahun mendatang Radio komunitas Aswaja-NU Magetan bisa berkembang sesuai dengan keinginan dan cita-cita jama’ah ( anggota ) dan jam’iyyah ( komunitas )
Adapun program yang direncanakan adalah :
1.    Tahun I
Mengoptimalkan fungsi dan tata kerja organisasi serta manajemen radio komunitas Aswaja-NU Magetan, melalui pelatihan-pelatihan maupun media peningkatan SDM lainnya
2.    Tahun II
Menjalin kerjasama dengan anggota komunitas yang memiliki majelis kajian untuk dapat dishare kepada anggota lain, atau aktifitas sosial kemasyarakatan yang dapat dijadikan sebagai media peningkatan persatuan dan kesatuan.
3.    Tahun III
Melakukan aktualisasi dampak positif terhadap keberadaan media siar secara internal, agar menumbuhkan kebanggaan dan pemanfaatan secara maksimal, dengan melibatkan aktifitas sosial kemasyarakatan yang prakarsai oleh anggota komunitas.
4.    Tahun IV
Menata materi siaran yang berbasis pada penguatan kebersamaan komunitas, berdasarkan olah hasil survey dan informasi yang terkumpul, agar menjadi media yang memikat masyarakat dan merekat ( ukhuwah ) umat.
5.    Tahun V
Mediasi antar fans-fans melalui Paguyuban fans komunitas Aswaja-NU Magetan, dengan aktifitas pengembangan usaha positif, di bidang sosial, pendidikan, seni dan budaya, serta ekonomi makro, sebagai upaya penguatan yang dapat menopang keberlangsungan pembiayan radio komunitas Aswaja-NU Magetan.


ASWAJA-NU MAGETAN Fm Tans Club